Bawaslu Pasaman Lakukan Pengawasan Partisipatif di SMAN 2 Lubuk Sikaping sebagai Tindak Lanjut MoU
|
Pasaman – Bawaslu Kabupaten Pasaman terus memperkuat upaya pengembangan pengawasan Partisipatif, dengan melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kegiatan pengawasan partisipatif di SMAN 2 Lubuk Sikaping, yang merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati sebelumnya antara Bawaslu Pasaman dengan SMAN 2 Lubuk sikaping, (04/5). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif pelajar dalam mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil. Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Pasaman memberikan sosialisasi terkait pentingnya pengawasan pemilu, potensi pelanggaran, serta peran pemilih pemula dalam mencegah praktik-praktik yang mencederai demokrasi. Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para siswa terlihat aktif mengikuti jalannya sosialisasi, mulai dari menyimak materi hingga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Banyak siswa yang dengan percaya diri mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat terkait isu kepemiluan. Untuk menambah semangat peserta, Bawaslu Pasaman juga membagikan doorprize kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung. Hal ini semakin memacu partisipasi siswa sehingga kegiatan berjalan interaktif dan dinamis. Ketua Bawaslu Pasaman ( Rini Juita) menyampaikan bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Dengan pemahaman yang baik tentang kepemiluan, diharapkan mereka dapat menjadi pelopor pengawasan partisipatif di lingkungan masing-masing. “Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah kita jalin dengan pihak sekolah. Kami ingin menanamkan nilai-nilai demokrasi sejak dini kepada para siswa,” ujarnya. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut. Selain menambah wawasan siswa, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang kritis dan peduli terhadap proses demokrasi. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pasaman berharap terciptanya sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan dunia pendidikan dalam menciptakan pemilu yang berintegritas di masa mendatang.