Lompat ke isi utama

Berita

Dari Kantor Bawaslu untuk Demokrasi: Podcast Obsesilu Hadirkan Dialog Bawaslu Pasaman dan Mahasiswa ITS Khatulistiwa

Podcast Obsesilu  dengan mahasiswa ITS Khatulistiwa

Podcast Obsesilu  dengan mahasiswa ITS Khatulistiwa

Lubuk Sikaping – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman terus berinovasi dalam meningkatkan literasi demokrasi dan kepemiluan melalui media digital. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Podcast Obsesilu (Obrolan Seputar Demokrasi dan Pemilu) yang diproduksi dan dilaksanakan di Kantor Bawaslu Kabupaten Pasaman Pada hari kamis 02/07..

Pada episode terbaru, Bawaslu Kabupaten Pasaman menghadirkan mahasiswa dari Institut Teknologi dan Sains (ITS) Khatulistiwa sebagai narasumber dalam diskusi bertema "Peran Mahasiswa sebagai Agent of Change dalam Membangun Demokrasi yang Berkualitas." Podcast ini menjadi ruang dialog terbuka antara penyelenggara pengawasan pemilu dan kalangan akademisi untuk membahas isu-isu demokrasi, kepemiluan, serta harapan generasi muda terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada di masa mendatang.

Membuka dialog, host Obsesilu (Imra Piliang )  Pasaman menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agent of change atau agen perubahan. Dengan kapasitas intelektual yang dimiliki, mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.

"Mahasiswa bukan hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, menyampaikan informasi yang benar, serta berperan aktif dalam mengawal jalannya demokrasi. Melalui Podcast Obsesilu ini, kami ingin membangun ruang diskusi yang terbuka agar berbagai gagasan dan perspektif dari kalangan akademisi dapat tersampaikan," ujar narasumber dari Bawaslu Kabupaten Pasaman.

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa ITS Khatulistiwa menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam membangun budaya demokrasi yang lebih baik. Mereka menilai bahwa mahasiswa harus mampu menjadi contoh dalam menolak praktik politik uang, melawan penyebaran hoaks, serta mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab.

Selain membahas peran mahasiswa, podcast juga mengangkat harapan generasi muda terhadap pelaksanaan Pemilu dan Pilkada di masa depan. Mahasiswa berharap proses demokrasi di Indonesia dapat berlangsung semakin jujur, adil, transparan, dan inklusif, sehingga mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas dan benar-benar bekerja untuk kepentingan masyarakat.

Mahasiswa juga berharap pendidikan politik terus ditingkatkan, terutama bagi pemilih pemula, agar mereka memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya partisipasi dalam setiap tahapan pemilu. Menurut mereka, demokrasi yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara pemilu, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal setiap prosesnya.

Melalui Podcast Obsesilu (Obrolan Seputar Demokrasi dan Pemilu), Bawaslu Kabupaten Pasaman berkomitmen menghadirkan ruang diskusi yang edukatif, inspiratif, dan mudah diakses oleh masyarakat. Podcast ini diharapkan menjadi salah satu media komunikasi yang mampu meningkatkan literasi kepemiluan sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Bawaslu Kabupaten Pasaman berharap Podcast Obsesilu dapat terus menjadi wadah berbagi informasi, bertukar gagasan, serta membangun kesadaran kolektif bahwa demokrasi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang erat antara penyelenggara pengawasan pemilu dan dunia akademik, diharapkan lahir generasi muda yang kritis, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Pemilu dan Pilkada yang demokratis, berkualitas, serta bermartabat.