Lompat ke isi utama

Berita

Dorong Partisipasi Akademisi, Bawaslu Pasaman Sosialisasikan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu di Kampus ITS Khatulistiwa

Zaini  afandi dalam sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-6 di Kampus ITS Khatulistiwa, Kabupaten Pasaman

Zaini  afandi dalam sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-6 di Kampus ITS Khatulistiwa, Kabupaten Pasaman

Lubuk Sikaping – Dalam upaya meningkatkan partisipasi kalangan akademisi dalam penguatan demokrasi dan penegakan hukum pemilu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman melaksanakan sosialisasi Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-6 di Kampus ITS Khatulistiwa, Kabupaten Pasaman.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rencana  pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, argumentatif, serta memperdalam pemahaman mengenai sistem demokrasi, kepemiluan, dan penegakan hukum pemilu di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota  Bawaslu Kabupaten Pasaman (Zaini Afandi) menyampaikan informasi mengenai mekanisme pendaftaran, persyaratan peserta, tahapan pelaksanaan, hingga manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa melalui kompetisi tingkat nasional tersebut.

Zaini menyampaikan bahwa kompetisi debat bukan sekadar ajang adu argumentasi, tetapi juga menjadi media edukasi bagi generasi muda untuk memahami berbagai dinamika penyelenggaraan pemilu dan pentingnya menjaga integritas demokrasi.

"Mahasiswa merupakan agen perubahan yang memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi. Melalui kompetisi ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu menyampaikan argumentasi secara ilmiah, tetapi juga memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai penegakan hukum pemilu," ujarnya.

Pihak ITS Khatulistiwa menyambut baik kunjungan Bawaslu Kabupaten Pasaman dan mengapresiasi upaya yang dilakukan dalam membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk berpartisipasi pada ajang nasional. Kompetisi tersebut dinilai dapat menjadi sarana pengembangan kapasitas akademik sekaligus meningkatkan wawasan mahasiswa di bidang kepemiluan dan hukum.

Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia ke-6 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI akan mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk menguji kemampuan analisis, argumentasi, serta pemahaman terhadap isu-isu kepemiluan dan penegakan hukum pemilu.

Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman berharap semakin banyak mahasiswa, khususnya dari ITS Khatulistiwa, yang berpartisipasi dan mampu mengharumkan nama daerah pada ajang kompetisi tingkat nasional. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi dalam membangun budaya demokrasi yang sehat, meningkatkan literasi kepemiluan, serta melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, dan peduli terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.