Bangun SDM Unggul, Bawaslu Pasaman Gelar Focus Group Discussion (FGD) untuk Penguatan Kinerja Pengawasan
|
Lubuk Sikaping – Dalam rangka meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat kualitas pengawasan Pemilu dan Pemilihan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman kembali menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai salah satu inovasi program pembinaan internal. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari Rabu dan diikuti oleh seluruh pimpinan serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman.
FGD menjadi wadah diskusi ilmiah sekaligus forum berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpegawai. Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman berupaya membangun budaya belajar yang berkelanjutan sehingga seluruh jajaran memiliki pemahaman yang semakin baik terhadap tugas, fungsi, serta dinamika kepengawasan kepemiluan.
Berbeda dengan forum pembinaan pada umumnya, FGD ini menerapkan sistem narasumber dan pemantik materi secara bergiliran dari setiap divisi di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pasaman. Pola tersebut memberikan kesempatan kepada seluruh divisi untuk berbagi pengalaman, menyampaikan inovasi, serta mendiskusikan berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pengawasan Pemilu dan Pemilihan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rini Juita, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas SDM merupakan investasi penting dalam membangun lembaga yang profesional dan adaptif terhadap berbagai tantangan kepemiluan.
"Pengawasan yang berkualitas lahir dari sumber daya manusia yang terus belajar dan berkembang. Melalui FGD yang kami laksanakan setiap hari Rabu, seluruh jajaran memiliki ruang untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperkaya wawasan dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan," ujar Rini Juita.
Ia menambahkan, inovasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga memperkuat kolaborasi antardivisi. Dengan memahami perspektif dan ruang lingkup kerja masing-masing divisi, koordinasi internal akan semakin efektif sehingga pelaksanaan tugas kelembagaan dapat berjalan lebih optimal.
Dalam setiap pelaksanaannya, tema yang diangkat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan perkembangan isu kepemiluan. Materi yang dibahas meliputi aspek hukum, pencegahan pelanggaran, partisipasi masyarakat, kehumasan, pengelolaan sumber daya manusia, administrasi kesekretariatan, hingga tata kelola kelembagaan.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga aktif menyampaikan pendapat, berbagi pengalaman, serta memberikan masukan terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas. Pola diskusi ini diharapkan mampu melahirkan solusi, inovasi, dan praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Pasaman.
Melalui pelaksanaan FGD secara rutin, Bawaslu Kabupaten Pasaman menegaskan komitmennya untuk terus membangun organisasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta pengawasan demokrasi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan kelembagaan dalam menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang.
Dengan semangat belajar bersama dan kolaborasi yang terus diperkuat, Bawaslu Kabupaten Pasaman optimistis dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berintegritas. Melalui SDM yang berkualitas, diharapkan pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu dan Pemilihan semakin efektif dalam mewujudkan demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.