Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Pasaman Ingatkan Pentingnya Disiplin dalam Apel Rutin Pegawai

Susi Nofenti, saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Bawaslu Pasaman, Senin (18/05/26).

Susi Nofenti, saat memimpin apel rutin di halaman Kantor Bawaslu Pasaman, Senin (18/05/26).

Pasaman — Komitmen membangun budaya kerja yang disiplin dan profesional terus diperkuat Bawaslu Kabupaten Pasaman melalui pelaksanaan apel rutin pegawai yang digelar di halaman kantor setempat, Senin pagi. Kegiatan tersebut diikuti seluruh jajaran sekretariat dan staf sebagai bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan, tanggung jawab, serta soliditas internal lembaga.

Pelaksana Tugas (Plt) Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman, Susi Nofenti, SE, bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa disiplin kerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan, terutama dalam menjaga kualitas pelayanan dan profesionalitas kerja di lingkungan Bawaslu.

Menurutnya, disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kehadiran tepat waktu saat apel maupun jam kerja, tetapi juga mencerminkan sikap tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap pekerjaan dengan baik dan tepat sasaran.

“Disiplin itu bukan sekadar rutinitas hadir pagi lalu pulang sore. Lebih dari itu, disiplin adalah bagaimana kita memiliki komitmen terhadap tugas, mampu bekerja secara profesional, dan menyelesaikan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan,” ujar Susi di hadapan peserta apel.

Ia mengatakan, sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga integritas demokrasi. Karena itu, seluruh jajaran sekretariat dituntut untuk memiliki etos kerja yang baik dan mampu menjaga profesionalitas dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari.

Dalam arahannya, Susi juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang tertib dan saling mendukung antarpegawai. Menurutnya, tantangan kerja di lingkungan Bawaslu semakin dinamis, sehingga dibutuhkan kekompakan dan koordinasi yang baik agar seluruh pekerjaan dapat berjalan secara efektif.

“Setiap pekerjaan akan terasa lebih ringan ketika kita mampu membangun komunikasi dan kerja sama yang baik di lingkungan kantor. Karena itu, kekompakan juga menjadi bagian penting yang harus terus dijaga,” katanya.

Selain itu, ia turut mengingatkan seluruh pegawai agar tetap menjaga semangat kerja meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan dan keterbatasan yang ada. Ia menilai, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan menurunnya kualitas pelayanan maupun semangat pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Susi juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab moral sebagai aparatur di lingkungan penyelenggara pemilu. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran penting dalam mendukung citra kelembagaan, sehingga sikap disiplin dan profesional harus tercermin dalam keseharian.

“Hal-hal kecil seperti disiplin waktu, menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, menjaga komunikasi, hingga menjaga sikap di lingkungan kerja merupakan bagian dari profesionalitas yang harus kita bangun bersama,” ungkapnya.

Pelaksanaan apel rutin tersebut menjadi salah satu bentuk konsistensi Bawaslu Kabupaten Pasaman dalam memperkuat budaya organisasi yang tertib dan berintegritas. Selain sebagai sarana penyampaian arahan, apel rutin juga menjadi momentum evaluasi internal untuk meningkatkan semangat dan kualitas kerja pegawai.

Suasana apel berlangsung tertib dan penuh perhatian. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sambil menyimak arahan yang disampaikan pembina apel. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh program kerja, tetapi juga oleh kedisiplinan dan komitmen sumber daya manusia di dalamnya.

Melalui apel rutin itu, Bawaslu Kabupaten Pasaman berharap seluruh jajaran sekretariat dapat terus menjaga semangat kerja, meningkatkan tanggung jawab, dan memperkuat profesionalitas dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan demi menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas pemilu.