Lompat ke isi utama

Berita

Gelar Upacara Peringatan Harkitnas, Bawaslu Pasaman Maknai Semangat Perjuangan dan Kebangkitan Nasional

Kegiatan Upacara Peringatan Harkitnas

Kegiatan Upacara Peringatan Harkitnas

Pasaman — Suasana khidmat menyelimuti halaman Hotel Hamco saat jajaran pimpinan dan sekretariat mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), Rabu pagi(20/5). Momentum peringatan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga dimaknai sebagai pengingat penting tentang semangat perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab dalam menjaga demokrasi bangsa.

Ketua Bawaslu Pasaman, Rini Juita, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional sebagai refleksi bersama dalam memperkuat semangat pengabdian dan integritas di tengah tantangan yang terus berkembang.

Menurutnya, semangat kebangkitan yang diwariskan para pendiri bangsa harus terus hidup dalam setiap pelaksanaan tugas, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi dan pengawasan pemilu.

“Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan kita bahwa perubahan besar lahir dari semangat persatuan, kepedulian, dan perjuangan bersama. Nilai-nilai itu juga harus hadir dalam kerja-kerja pengawasan yang kita lakukan hari ini,” ujar Rini Juita di hadapan peserta upacara.

Ia mengatakan, tantangan demokrasi saat ini tidak lagi sederhana. Perkembangan teknologi, arus informasi yang cepat, hingga meningkatnya dinamika sosial menuntut seluruh jajaran pengawas pemilu untuk mampu bekerja lebih profesional, adaptif, dan tetap menjaga integritas.

Karena itu, momentum Harkitnas dinilai menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya diwujudkan melalui perjuangan fisik seperti masa lalu, tetapi juga melalui dedikasi dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah sebagai pelayan publik.

Dalam amanatnya, Rini juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas di lingkungan kerja. Menurutnya, keberhasilan lembaga tidak hanya ditentukan oleh program dan kebijakan, tetapi juga oleh kekompakan seluruh sumber daya manusia di dalamnya.

“Semangat bangkit harus dimulai dari diri sendiri, dari cara kita bekerja, menjaga disiplin, membangun komunikasi yang baik, dan saling mendukung dalam menyelesaikan tugas-tugas kelembagaan,” katanya.

Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kerja pengawasan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh semangat. Seluruh peserta tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa yang telah diwariskan para pendahulu.

Bagi Bawaslu Pasaman, peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu demi kepentingan masyarakat dan demokrasi Indonesia.

Melalui peringatan tersebut, Bawaslu Pasaman berharap semangat kebangkitan nasional dapat terus menjadi energi positif bagi seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai tantangan kelembagaan, sekaligus memperkuat peran pengawasan demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas dan berkeadilan.