Menuju Tata Kelola Keuangan yang Profesional, Bawaslu Pasaman Lanjutkan Pembahasan Melalui FGD
|
Lubuk Sikaping – Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Bawaslu Kabupaten Pasaman kembali melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas pengelolaan keuangan di lingkungan sekretariat. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda diskusi rutin yang dilaksanakan secara bergilir oleh seluruh bagian di Sekretariat Bawaslu Pasaman yang dilaksanakn di media center bawaslu pasaman (15/7).
FGD kali ini dipandu oleh staf Sekretariat Bawaslu Pasaman yang membidangi keuangan. Melalui forum tersebut, peserta diajak untuk mendiskusikan berbagai aspek pengelolaan keuangan, mulai dari pemahaman terhadap regulasi, mekanisme pelaksanaan anggaran, tertib administrasi, hingga pentingnya akuntabilitas dalam setiap proses pengelolaan keuangan negara.
Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpegawai sehingga setiap aparatur di lingkungan Bawaslu Pasaman memiliki pemahaman yang sama mengenai tata kelola keuangan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Diskusi juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan administrasi keuangan serta mencari solusi bersama guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja.
Pelaksanaan FGD secara bergilir oleh masing-masing bagian sekretariat merupakan bentuk komitmen Bawaslu Pasaman dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan. Setiap bagian diberikan kesempatan untuk menyampaikan materi sesuai bidang tugasnya sehingga pengetahuan dan kompetensi seluruh pegawai terus berkembang secara merata.
Melalui forum diskusi yang rutin dilaksanakan, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat antarbagian, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Pemahaman yang baik terhadap pengelolaan keuangan menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu secara profesional, efektif, serta berintegritas.
Bawaslu Kabupaten Pasaman meyakini bahwa tata kelola keuangan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga oleh komitmen seluruh pegawai untuk terus belajar, berdiskusi, dan meningkatkan kapasitas. Dengan semangat tersebut, FGD di lingkungan sekretariat akan terus dilaksanakan sebagai sarana memperkuat kompetensi, membangun budaya kerja kolaboratif, dan mewujudkan pengelolaan keuangan yang semakin profesional dan akuntabel.