Bawaslu Kabupaten Pasaman Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif di MAN 1 Pasaman, Tindak Lanjut MoU
|
Bawaslu Kabupaten Pasaman kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun kesadaran demokrasi sejak dini dengan menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di MAN 1 Pasaman. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara Bawaslu Pasaman dan pihak sekolah, sebagai upaya memperkuat peran pelajar dalam pengawasan pemilu.
Sejak kegiatan dimulai, suasana tampak hidup dan penuh semangat. Para siswa memenuhi lapangan dengan antusias, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Tidak sedikit dari mereka yang aktif mengajukan pertanyaan, bahkan terlibat dalam diskusi ringan seputar isu-isu pemilu dan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keadilan demokrasi, jum’at (24/4).
Dalam pemaparannya, Anggota Bawaslu Pasaman (Lumban Tori) menjelaskan bahwa pengawasan partisipatif bukan hanya tugas lembaga, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Pelajar, sebagai generasi penerus, memiliki posisi strategis untuk ikut mengawal proses demokrasi agar berjalan jujur dan adil. Materi disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif dan mudah dipahami, sehingga membuat siswa semakin tertarik dan terlibat.
Momen interaktif menjadi salah satu bagian paling menarik dalam kegiatan tersebut. Saat sesi tanya jawab dibuka, banyak siswa yang mengangkat tangan, menyampaikan pendapat, bahkan berbagi pandangan kritis mereka tentang praktik pemilu di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya pengawasan sudah mulai tumbuh di kalangan pelajar.
Pihak sekolah juga menyambut baik kegiatan ini. Mereka menilai bahwa sosialisasi semacam ini sangat penting dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi. Kerja sama yang terjalin melalui MoU diharapkan dapat terus berlanjut dalam berbagai program edukatif lainnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pasaman berharap dapat menanamkan nilai-nilai pengawasan sejak dini serta mendorong lahirnya generasi muda yang kritis, berani, dan bertanggung jawab. Dengan semangat partisipatif yang mulai tumbuh, pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pemilih cerdas di masa depan, tetapi juga menjadi bagian dari pengawas demokrasi yang aktif.
Ke depan, Bawaslu Pasaman berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan sosialisasi ke berbagai sekolah dan kalangan masyarakat. Karena pada akhirnya, pemilu yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh penyelenggara, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam mengawalnya.