Disiplin Bukan Sekadar Hadir, Bawaslu Pasaman Dorong Jajaran Bekerja dengan Penuh Tanggung Jawab
|
PASAMAN – Kedisiplinan merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun aparatur yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Disiplin tidak hanya diukur dari ketepatan waktu dalam menghadiri kegiatan atau memenuhi kewajiban kehadiran, tetapi juga tercermin dari kesungguhan setiap individu dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan.
Pesan tersebut disampaikan Susi Nofenti dalam arahannya saat memimpin apel pagi jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Susi Nofenti mengingatkan seluruh jajaran agar menjadikan kedisiplinan sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari. Menurutnya, disiplin harus dimulai dari kesadaran diri masing-masing, bukan semata-mata karena adanya aturan, pengawasan, ataupun kewajiban mengikuti kegiatan rutin di lingkungan kantor.
Ia menegaskan bahwa kehadiran tepat waktu merupakan salah satu bentuk kedisiplinan, namun hal yang jauh lebih penting adalah bagaimana setiap pegawai mampu menunjukkan tanggung jawab melalui hasil pekerjaan yang dilaksanakan. Setiap tugas yang diberikan harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh, tepat waktu, serta memperhatikan kualitas dan ketepatan hasilnya.
Kedisiplinan, lanjutnya, juga berkaitan erat dengan kepatuhan terhadap aturan dan mekanisme kerja yang berlaku di lingkungan lembaga. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan tidak hanya memahami tugas dan fungsi masing-masing, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam aktivitas pekerjaan sehari-hari.
"Jangan sampai kita hanya disiplin dalam kehadiran, tetapi kurang memperhatikan tanggung jawab terhadap pekerjaan. Kedisiplinan harus terlihat dari bagaimana kita bekerja, menyelesaikan tugas, dan memberikan hasil terbaik bagi lembaga," menjadi pesan penting dalam arahan apel pagi tersebut.
Selain menekankan kedisiplinan, Susi Nofenti juga mengajak seluruh jajaran untuk terus meningkatkan etos kerja dan membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kualitas kinerja kelembagaan. Setiap pekerjaan, baik yang bersifat administratif maupun teknis, memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu Kabupaten Pasaman.
Menurutnya, tidak ada pekerjaan yang dapat dianggap sepele apabila pekerjaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab kelembagaan. Karena itu, koordinasi, komunikasi, ketelitian, dan kerja sama antarsesama jajaran perlu terus diperkuat agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Ia juga mengingatkan bahwa masa non-tahapan bukan berarti jajaran Bawaslu dapat mengendurkan kedisiplinan dan semangat kerja. Justru pada masa ini, seluruh jajaran memiliki kesempatan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan, melakukan pembenahan administrasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempersiapkan berbagai kebutuhan pengawasan untuk tahapan Pemilu dan Pemilihan berikutnya.
Bawaslu sebagai lembaga yang memiliki tanggung jawab dalam mengawal demokrasi harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki komitmen, integritas, dan profesionalitas. Hal tersebut tidak hanya dibangun melalui pemahaman terhadap regulasi, tetapi juga melalui kebiasaan kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.
Melalui apel pagi ini, Susi Nofenti berharap seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman dapat menjadikan kedisiplinan sebagai kebutuhan dalam bekerja, bukan sekadar kewajiban yang harus dipenuhi. Dengan demikian, setiap individu mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas kinerja organisasi.
Kegiatan apel pagi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun lingkungan kerja yang tertib, produktif, solid, dan profesional. Sebab, keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh besarnya tanggung jawab yang diemban, tetapi juga oleh kesungguhan setiap orang dalam menjalankan amanahnya.