Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Dokumentasi Pengawasan, Bawaslu Pasaman Bahas Pengisian Formulir Model A Lewat FGD

Focus Group Discussion (FGD) Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Pasaman

Focus Group Discussion (FGD) Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Pasaman

Pasaman, Rabu (14/10/2026) — Bawaslu Kabupaten Pasaman menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk memperkuat pemahaman jajaran terkait pengisian Formulir Model A sebagai instrumen dokumentasi hasil pengawasan. Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan masyarakat (HPPH) Bawaslu Kabupaten Pasaman.

FGD ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan hasil pengawasan agar setiap kegiatan pengawasan yang dilakukan dapat terdokumentasi secara sistematis, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pelaksanaannya, FGD tidak hanya membahas materi dan ketentuan teknis pengisian Formulir Model A, tetapi juga dilengkapi dengan pembahasan studi kasus dan simulasi pengisian formulir. Melalui metode ini, peserta diajak memahami bagaimana hasil pengawasan di lapangan dituangkan ke dalam laporan secara tepat, berdasarkan fakta, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pembahasan studi kasus menjadi ruang bagi peserta untuk mengidentifikasi informasi penting yang perlu dicatat dalam laporan pengawasan. Sementara itu, simulasi pengisian Formulir Model A memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempraktikkan secara langsung penyusunan laporan berdasarkan contoh kasus yang dibahas bersama.

Kedua metode tersebut diharapkan dapat membantu jajaran memahami berbagai aspek pengisian formulir, mulai dari kelengkapan informasi, kesesuaian data, hingga penyusunan uraian hasil pengawasan secara jelas dan objektif.

Divisi HPPH sebagai penanggung jawab kegiatan mendorong agar pengisian Formulir Model A tidak dipandang hanya sebagai pemenuhan administrasi, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menjaga kualitas dan akuntabilitas pengawasan. Dokumentasi yang baik akan membantu memastikan setiap kegiatan pengawasan memiliki catatan yang dapat ditelusuri dan dipertanggungjawabkan.

Selain memperkuat pemahaman teknis, FGD ini juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi jajaran Bawaslu Kabupaten Pasaman dalam penyusunan laporan hasil pengawasan. Dengan adanya diskusi, studi kasus, dan simulasi, peserta diharapkan semakin memahami penerapan pengisian Formulir Model A dalam berbagai situasi pengawasan.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman berkomitmen untuk terus meningkatkan profesionalitas jajaran dalam melaksanakan tugas pengawasan, termasuk memastikan setiap kegiatan di lapangan tercatat secara tertib, akurat, dan sesuai ketentuan.