Perkuat Kehumasan, Bawaslu Pasaman Rancang Strategi Publikasi ke Depan
|
Lubuk Sikaping, Bawaslu Kabupaten Pasaman terus memperkuat peran kehumasan sebagai bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan evaluasi dan pembahasan strategi publikasi yang dilaksanakan di Media Center Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang untuk melihat kembali pelaksanaan publikasi yang telah dilakukan selama ini. Berbagai informasi yang telah disampaikan melalui kanal kehumasan dievaluasi untuk mengetahui hal-hal yang perlu dipertahankan maupun yang masih perlu ditingkatkan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rini Juita, dalam arahannya menekankan agar kerja-kerja kehumasan terus diperkuat dan dilakukan secara terencana. Menurutnya, setiap kegiatan dan aktivitas kelembagaan perlu dikomunikasikan kepada masyarakat dengan cara yang mudah dipahami dan menarik.
“Jangan sampai kegiatan yang sudah kita lakukan hanya selesai di internal. Masyarakat juga perlu mengetahui apa yang kita kerjakan. Karena itu, publikasi harus dirancang dengan baik, konsisten dan mampu menyampaikan pesan kelembagaan kepada masyarakat,” ujar Rini.
Ia juga mendorong jajaran yang menangani kehumasan untuk tidak hanya terpaku pada publikasi kegiatan seremonial. Berbagai aktivitas pengawasan, edukasi kepemiluan, penguatan kelembagaan hingga kegiatan di masa non-tahapan dapat dikemas menjadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain melakukan evaluasi, pembahasan juga diarahkan pada penyusunan rancangan publikasi ke depan. Bawaslu Pasaman mulai memetakan sejumlah agenda dan materi yang dapat dikembangkan menjadi konten informasi, baik berupa berita, informasi kegiatan, maupun konten untuk media sosial.
Penguatan kehumasan dinilai penting, terutama dalam masa non-tahapan seperti saat ini. Aktivitas dan kerja-kerja Bawaslu tetap perlu diketahui masyarakat sehingga publik dapat melihat bahwa pengawasan dan penguatan kelembagaan terus berjalan meskipun tidak sedang berada pada tahapan pemilu maupun pemilihan.
Melalui pembahasan tersebut, jajaran Bawaslu Pasaman juga mendorong agar publikasi tidak hanya berorientasi pada banyaknya konten yang dihasilkan, tetapi juga memperhatikan kualitas informasi, ketepatan penyampaian pesan, serta kemudahan masyarakat dalam memahami informasi yang disampaikan.
Ke depan, strategi kehumasan akan terus diarahkan agar informasi mengenai kegiatan, program, edukasi kepemiluan, keterbukaan informasi dan berbagai aktivitas kelembagaan dapat dikemas secara lebih menarik dan mudah diterima oleh masyarakat.
Evaluasi dan perencanaan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pola kerja kehumasan yang lebih terarah dan konsisten. Dengan publikasi yang terencana, Bawaslu Pasaman ingin memastikan setiap kerja kelembagaan memiliki ruang informasi yang dapat diakses dan diketahui oleh masyarakat.
Melalui penguatan kehumasan tersebut, Bawaslu Pasaman berkomitmen untuk terus menjaga keterbukaan informasi sekaligus memperluas jangkauan komunikasi publik sebagai bagian dari upaya membangun pengawasan pemilu yang semakin dekat dengan masyarakat.