Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Kesiapan Sejak Dini, Bawaslu Pasaman Gelar Simulasi Sidang Pelanggaran Administrasi

Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman dalam simulasi  sidang Penyelesaian pelanggaran administrasi

Ketua dan anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman dalam simulasi  sidang Penyelesaian pelanggaran administrasi

Pasaman — Dalam upaya memperkuat kapasitas dan profesionalitas pengawasan pemilu, Bawaslu Lasaman menggelar simulasi sidang penyelesaian pelanggaran administrasi pada masa non tahapan. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi potensi pelanggaran pada tahapan pemilu mendatang.
Simulasi tersebut menghadirkan skenario penanganan perkara pelanggaran administrasi mulai dari proses penerimaan laporan, pemeriksaan kelengkapan berkas, hingga pelaksanaan sidang adjudikasi. Para peserta yang terdiri dari jajaran sekretariat dilibatkan secara aktif guna memahami alur kerja serta standar prosedur yang berlaku.
Anggota  Bawaslu pasaman (Zaini Afandi) menyampaikan bahwa penguatan kompetensi di masa non tahapan sangat penting agar pengawas pemilu tetap responsif dan profesional. Menurutnya, kesiapan teknis dan pemahaman regulasi harus terus diasah meskipun tidak sedang berada pada tahapan pemilu, sehingga ketika tahapan dimulai, seluruh jajaran telah siap bekerja secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan.
Selain meningkatkan pemahaman prosedural, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap potensi kendala yang mungkin muncul dalam proses penanganan pelanggaran administrasi. Dengan simulasi yang menyerupai kondisi nyata, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi solusi serta memperkuat koordinasi internal kelembagaan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Pasaman menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pengawasan pemilu yang berintegritas. Kesiapan yang dibangun sejak dini diharapkan mampu mendukung terciptanya proses demokrasi yang jujur, adil, dan transparan di wilayah Pasaman pada pemilu mendatang.