BAWASLU Pasaman ikuti kick of "sepakat" Bawaslu Sumbar perkuat sinergi dan tata kerja lembaga tahun 2026
|
PASAMAN,BAWASLU – Dalam upaya memperkuat pondasi kelembagaan menyongsong tahapan pengawasan ke depan, Bawaslu Provinsi Sumatera Barat resmi meluncurkan program "BAWASLU SUMBAR SEPAKAT" (Senin Pengawas Berkomitmen dan Bermartabat) pada Senin, (19/1)
Kegiatan Kick Off ini dihadiri langsung oleh pimpinan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, termasuk Anggota Bawaslu Kabupaten Pasaman. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Bawaslu Pasaman dalam menyelaraskan langkah dan sinergi sesuai arahan Bawaslu Provinsi.
Dalam arahannya, Ketua Bawaslu Sumbar, Alni, menekankan bahwa peningkatan kapasitas internal adalah harga mati bagi lembaga.
"Peningkatan kapasitas pengawas internal menjadi bagian penting. Jangan sampai Bawaslu menjadi lembaga yang ditinggalkan karena rendahnya kualitas SDM penyelenggaranya," tegas Alni.
Beliau berharap program SUMBAR SEPAKAT memberikan dampak nyata bagi performa pengawasan di lapangan.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi, mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga ritme kerja. Ia menginstruksikan agar seluruh kegiatan yang telah direncanakan dituntaskan dengan baik hingga akhir tahun 2026.
Acara ini menghadirkan Muhammad Amin (Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah) sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Amin memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi Bawaslu Sumbar.
"Semua esensi pengawasan sudah terangkum dalam program SUMBAR SEPAKAT ini," ujar Amin.
Beliau juga membagikan pengalaman (sharing) mengenai strategi pengawasan di Jawa Tengah, terutama mengenai pentingnya prinsip Kolektif Kolegial. Menurutnya, soliditas pimpinan dalam menyikapi setiap instruksi dari pusat adalah kunci utama keberhasilan lembaga pengawas pemilu.
Rini juita dan Zaini afandi dalam kegiatan ini menunjukkan kesiapan Bawaslu Pasaman untuk mengimplementasikan nilai-nilai "Bermartabat" dalam setiap langkah pengawasan. Dengan mengikuti Kick Off ini, diharapkan tata kerja dan hubungan kelembagaan di tingkat kabupaten semakin solid dan berkualitas.(*)