Matangkan Persiapan Akhir Tahun Anggaran, Bawaslu Pasaman Bahas Langkah Teknis dalam FGD Rutin
|
Pasaman – Menjelang penghujung Tahun Anggaran 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pasaman terus mematangkan berbagai persiapan melalui evaluasi dan penguatan koordinasi internal. Salah satunya dilakukan melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) rutin yang membahas capaian realisasi serapan anggaran serta evaluasi terhadap kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana sepanjang tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2026, bertempat di Media Center Bawaslu Kabupaten Pasaman. FGD kali ini menghadirkan staf keuangan Bawaslu Kabupaten Pasaman sebagai pengisi kegiatan yang memberikan pemaparan terkait perkembangan realisasi serapan anggaran, sekaligus membahas sejumlah langkah teknis yang perlu menjadi perhatian dalam menghadapi akhir tahun anggaran.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rini Juita, bersama jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Pasaman. Forum diskusi tersebut menjadi ruang koordinasi sekaligus evaluasi untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat direalisasikan sesuai dengan target dan ketentuan yang berlaku.
Dalam pembahasan FGD, salah satu fokus utama adalah capaian realisasi serapan anggaran. Melalui pemaparan staf keuangan, dilakukan pembahasan mengenai perkembangan penggunaan anggaran, kesesuaian antara perencanaan dan realisasi, serta hal-hal teknis yang perlu diperhatikan dalam proses penyelesaian administrasi dan pertanggungjawaban keuangan.
Pembahasan ini menjadi penting mengingat pengelolaan anggaran tidak hanya berorientasi pada pencapaian persentase serapan, tetapi juga harus memperhatikan efektivitas, ketepatan penggunaan, kelengkapan dokumen, serta kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun substantif.
Selain membahas realisasi serapan anggaran, FGD juga diarahkan pada evaluasi terhadap berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Evaluasi dilakukan untuk melihat capaian pelaksanaan kegiatan, mengidentifikasi berbagai kendala dan tantangan yang dihadapi, serta mengukur kesesuaian antara rencana kerja dengan hasil pelaksanaan di lapangan.
Melalui evaluasi tersebut, setiap pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dan perbaikan bagi seluruh jajaran. Hal ini sekaligus menjadi upaya untuk memastikan bahwa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan hasil dan manfaat sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Pasaman, Rini Juita, dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan pengawasan internal terhadap pelaksanaan program serta pengelolaan anggaran. Sinergi antara pimpinan dan jajaran sekretariat menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan seluruh tahapan administrasi, pelaksanaan kegiatan, hingga pertanggungjawaban anggaran dapat berjalan secara tertib dan terarah.
FGD rutin ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi, membangun komunikasi, serta memperkuat pemahaman seluruh jajaran mengenai hal-hal yang harus dipersiapkan menjelang penutupan tahun anggaran. Dengan adanya diskusi terbuka, berbagai persoalan teknis dapat dibahas bersama sehingga langkah penyelesaian dapat dirumuskan secara lebih terencana dan terukur.
Bawaslu Kabupaten Pasaman menyadari bahwa pengelolaan anggaran yang baik merupakan bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Oleh karena itu, evaluasi terhadap realisasi anggaran dan pelaksanaan kegiatan perlu dilakukan secara berkala agar setiap program dapat berjalan efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Melalui kegiatan FGD rutin ini, Bawaslu Kabupaten Pasaman berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban anggaran. Tidak hanya mengejar target realisasi serapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara tepat, sesuai peruntukan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan persiapan dan evaluasi yang matang, Bawaslu Kabupaten Pasaman berharap seluruh pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026 dapat diselesaikan secara optimal, sekaligus menjadi landasan untuk meningkatkan kualitas kinerja kelembagaan pada tahun berikutnya.